Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News
[wpm_lang_switcher]

bepergian · 20 Okt 2026 WIB ·

Food trip ke Likupang, destinasi bahari yang punya banyak cerita di balik keragaman kulinernya


Food trip ke Likupang, destinasi bahari yang punya banyak cerita di balik keragaman kulinernya Perbesar

Food trip ke Likupang, destinasi bahari yang punya banyak cerita di balik keragaman kulinernya

jogjareport.id–Selain keindahan panorama pantai dan lautnya, kawasan Likupang di Sulawesi Utara memiliki berbagai kuliner lokal khas yang sayang untuk dilewatkan. Tak hanya menawarkan cita rasa lokal, ada cerita yang menarik di setiap sajiannya.

yang berlokasi di Kabupaten Minahasa Utara dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari. Kawasan ini memiliki pantai, pulau-pulau kecil, hingga kekayaan bawah laut yang indah. 

Pengalaman berkunjung ke Likupang akan terasa lebih lengkap ketika wisatawan turut mengenal cita rasa lokal yang tumbuh dari kehidupan masyarakat pesisir. 

Hidangan laut hingga makanan tradisional berbahan pangan sederhana menunjukkan sajian kuliner di Likupang dan Sulawesi Utara begitu lekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Mencicipi tinutuan untuk mengawali hari

Wisatawan dapat membuka perjalanan kulinernya dengan semangkuk hangat tinutuan atau bubur Manado.

Berbeda dari bubur nasi pada umumnya, tinutuan dibuat dari campuran nasi dan berbagai sayuran, seperti labu kuning, jagung, ubi, bayam, kangkung, dan kemangi. Hidangan ini lebih nikmat disantap bersama sambal dan ikan.

Tinutuan menjadi salah satu contoh bagaimana bahan pangan sederhana dapat diolah menjadi makanan yang mengenyangkan sekaligus kaya rasa.

Menikmati cakalang fufu dengan sambal dabu-dabu

Sebagai kawasan pesisir, ikan menjadi bagian penting dalam deretan kuliner Sulawesi Utara. Salah satu yang menarik dicoba adalah cakalang fufu.

Dalam proses pembuatannya, ikan cakalang diasapi hingga menghasilkan aroma dan rasa yang khas. Cakalang fufu biasanya disantap bersama nasi dan sambal. Tidak hanya itu, sajian ini juga dapat diolah kembali menjadi hidangan lainnya.

Agar semakin nikmat, wisatawan dapat menyantap cakalang fufu dengan sambal dabu-dabu yang dibuat dari potongan cabai, tomat, bawang, dan perasan jeruk. Rasa pedas dan segarnya cocok dipadukan dengan berbagai hidangan laut.

Lalampa dan panada untuk teman bersantai

Selain hidangan utama, jangan lupa mencicipi kudapan khas Sulawesi Utara, yakni lalampa dan panada.

Lalampa terbuat dari beras ketan yang diberi santan yang diisi dengan olahan ikan dan rempah. Kemudian, lalampa dibungkus daun pisang dan dibakar. Daun pisang yang dibakar di atas bara api menghasilkan aroma khas, terutama ketika disantap.

Sementara itu, panada memiliki bentuk yang sekilas menyerupai pastel. Bedanya, panada menggunakan adonan roti dan diisi dengan suwiran ikan berbumbu rempah. Kudapan ini menghadirkan cita rasa gurih dan kaya di setiap gigitan.

Kedua jajanan tradisional tersebut cocok dijadikan teman bersantai dan pengisi energi, setelah wisatawan puas menjelajahi kawasan pesisir di Likupang.

Baca juga: Ini beragam keseruan yang layak dijelajahi di Resorts World Genting

Pisang goroho hingga nasi jaha

Kuliner Sulawesi Utara juga memiliki sajian yang mungkin terdengar tidak biasa bagi wisatawan dari luar daerah.

Pisang goroho, misalnya, biasanya disajikan dalam versi gurih dan dapat disantap bersama sambal roa. Adapun sambal ini terbuat dari ikan roa yang diasap. Gurihnya pisang goroho melebur dengan pedas dan aroma asap dari sambal roa, menghadirkan sensasi yang berbeda saat dicicipi.

Selain pisang goroho, ada pula nasi jaha. Santapan tradisional ini terbuat dari olahan beras dan beras ketan yang dicampur dengan santan serta rempah, kemudian ditanak di dalam bambu. Cara memasak ini menghasilkan aroma khas yang membuat nasi jaha berbeda dari olahan nasi lainnya.

Lebih dari sekadar pelengkap perjalanan, beragam hidangan menghadirkan pengalaman kuliner yang berbeda di Likupang. 

Mengetahui proses pembuatannya pun memberikan pengalaman tersendiri, mulai dari pemilihan bahan, teknik memasak, serta cara penyajiannya menjadi bagian dari cerita masyarakat setempat.

Susun perjalanan kuliner di Likupang dengan MaiA

Agar wisatawan dapat mengeksplorasi banyak destinasi, menyusun itinerary menjadi agenda wajib sejak sebelum keberangkatan.

Untuk mempermudah penyusunan itinerary, Kementerian Pariwisata menghadirkan melalui platform Indonesia Travel. MaiA dirancang sebagai smart travel planner dan travel companion yang membantu wisatawan mencari inspirasi serta menyusun rencana perjalanan berdasarkan kebutuhan.

Likupang juga menjadi salah satu destinasi yang tersedia dalam fitur perencanaan perjalanan MaiA. Wisatawan dapat memasukkan berbagai preferensi perjalanan, mulai dari durasi dan jumlah orang hingga minat seperti kuliner, pantai, budaya, dan aktivitas alam, termasuk menyesuaikan preferensi makanan sesuai kebutuhan.

Dengan begitu, wisatawan dapat merancang perjalanan dengan menggabungkan wisata bahari dan kuliner dalam satu rute.

Pada akhirnya, perjalanan kuliner ke Likupang bukan hanya tentang mencari santapan yang lezat, melainkan ada ragam cerita kuliner yang menarik untuk dikulik, mulai dari hasil laut, bahan pangan lokal, teknik memasak, hingga cerita masyarakat yang membuat setiap hidangan memiliki karakter tersendiri.

Jadi, setelah puas menikmati laut Likupang, jangan buru-buru kembali. Bisa jadi, cerita lain tentang destinasi ini justru baru dimulai ketika makanan tersaji di meja.

Informasi selengkapnya mengenai destinasi wisata di Likupang serta perencanaan rute perjalanan bersama MaiA dapat Anda akses melalui platform resmi .

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Editorial Team

Baca Lainnya

Ini beragam keseruan yang layak dijelajahi di Resorts World Genting

19 Oktober 2026 - 11:47 WIB

9 cara membuat anggaran wisata supaya liburan akhir tahun berkesan

18 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Trending di anggaran